Sepi, Sunyi, Sendiri, Paket lengkap nggak tuh? Tiga kata itu telah menghantui saya dari tahun lalu. Semenjak lulus S1, rasa-rasanya ketakutan itu menjelma menjadi kenyataan. Wujudnya yang dulu abstrak, kita perlahan mulai tergambar. Saya perlahan bisa membaui kehadirannya yang kini sedekat nadi. Dan suara senyapnya pelan-pelan menggelitik telinga sambil memeluk jantung saya semakin erat. Dari… Continue reading Mengisi Sunyi
Menjadi Santuy~
Hola! Apa kabar sobi-semua? Baik? Udah akhir tahun tetep santuy, apa makin hectic? Hehe Akhir tahun seperti ini, kantor-kantor lagi sibuk tutup buku. Anak-anak sekolahan dan kuliahan sibuk ujian semesteran. Pegawai magang kantoran lagi banyak-banyaknya kerjaan. Mahasiswa tingkat akhir sibuk revisian. Kalau kamu, lagi sibuk apa? Jangan bilang masih sibuk galauin mantan. HUSH! (Gak sopan… Continue reading Menjadi Santuy~
About Being “Me” Today
It has been more than 5 years, I live apart from home. It’s been 5 times of October 16th too, I faced without family around me. To what they said collage, many pictures of me glance in my mind. Through all my lifetime, let me sum up, that this past 3 month was the best… Continue reading About Being “Me” Today
Mengeluhkan Toxic Positivity
Kemarin, seorang kawan curhat sama saya. Ceritanya doi lagi ada masalah yang entah gimana awalnya, saya jadi terlibat di dalamnya. Saya, sebagai teman (yang berusaha menjadi baik), mulailah mendengarkan segala curahan hatinya hampir saban malam. Selain mendengarkan, saya juga aktif meresponnya dengan kalimat-kalimat motivasi ala saya. Contohnya: "Jangan menyerah!" "Mikir positifnya aja ya!" "Kamu pasti… Continue reading Mengeluhkan Toxic Positivity
Orang Tua yang (Tidak) Sempurna
"Mamaku kok begini yaaa.." "Kok dibolehin ya sama Bundamu? Kalo bundaku..." "Loh, ayahmu gitu? Kok ayahku nggak gitu juga ya?" "Asyik yaa orang tuamu selow banget....." Ada yang pernah mengatakan demikian? Haha ayo tos dulu! Wkwk Disadari atau tidak, kita mostly pasti pernah berkata seperti itu. Atau yaaa minimal mbatin deh. Kenapa papaku gini, kenapa… Continue reading Orang Tua yang (Tidak) Sempurna
Melanjutkan Pascasarjana: sebuah QnA
Hola! Untuk temen-temen yang belum tahu, saat ini saya melanjutkan pendidikan pascasarjana. Teman lama, keluarga, saudara, tetangga, bahkan yang barusan kenal di keretapun bertanya-tanya sampai bosan jawabnya kuliah dimana, mengapa, dan bagaimana. So, here is the answer.. Kenapa kuliah lagi? Alhamdulillah, sekolah adalah rezeki dari Allah saat ini. Disyukuri aja. InsyaAllah setelah ini datang rezeki kerja… Continue reading Melanjutkan Pascasarjana: sebuah QnA
Pesan Cinta Sel Alfa
Hola! Empat minggu lalu saya belajar (lagi) biologi sel. Saat itu topik yang sedang dibahas adalah mengenai cell signalling atau dalam bahasa indonesia berarti komunikasi sel. Yap, sel juga melakukan komunikasi. Sama seperti kita, sel ‘bercakap-cakap’ dengan sel lainnya baik itu sel sebelah ataupun sel yang letaknya nun jauh di sana. Jika kita berkomunikasi dengan… Continue reading Pesan Cinta Sel Alfa
Tentang Kehilangan
Sepanjang 23 tahun saya hidup, hal yang benar-benar saya rasakan adalah perubahan. Bukan dari jelek menjadi baik, atau tidak tahu menjadi tahu. Melainkan perubahan terhadap waktu. Time lapse. Dari bayi - anak-anak - remaja - dewasa - manula. TK - SD - SMP - SMA - Kuliah. Semuanya berubah. Beranjak dari satu masa, lalu berganti… Continue reading Tentang Kehilangan
Berulang
Halo! Desclaimer: postingan ini bukan sponsored post ataupun endorse dari brand tertentu. Adapun pemilihan objek foto yang merupakan suatu produk kecantikan, hanyalah suatu ketidaksengajaan belaka. Wk! Ada yang tahu produk di atas? Yap, mereka adalah serangkaian skin care dari suatu brand drugstore berinisial G. Saya sudah 6 bulanan menggunakan dua produk di atas, dan kulit saya… Continue reading Berulang
Bye-bye Bad Mood!
Halo! Pernah gak sih kalian mengalami kesialan ‘hal buruk’ berturut-turut? Let say, hal-hal yang kalian inginkan ‘rapi’ menjadi ‘berantakan’ karena terjadi di luar perkiraan. Sudah disusun dan dirancang sedemikian rupa, eh ndilalah malah yang terjadi justru hal sebaliknya. Dan ujung-ujungnya membuat mood yang tadinya adem ayem tentrem menjadi berantakan alias bad mood. Pernah? (((Pernaaaaaaaah!))) Gimana rasanya? Sebel bin… Continue reading Bye-bye Bad Mood!
