Sepi, Sunyi, Sendiri, Paket lengkap nggak tuh? Tiga kata itu telah menghantui saya dari tahun lalu. Semenjak lulus S1, rasa-rasanya ketakutan itu menjelma menjadi kenyataan. Wujudnya yang dulu abstrak, kita perlahan mulai tergambar. Saya perlahan bisa membaui kehadirannya yang kini sedekat nadi. Dan suara senyapnya pelan-pelan menggelitik telinga sambil memeluk jantung saya semakin erat. Dari… Continue reading Mengisi Sunyi
